Sabtu, 01 Agustus 2015

Al-Hikam 91

“Cukuplah sebagai balasan Allah atas ketaatanmu, ketika Dia meridhaimu sebagai pelaku ketaatan.”
--Ibnu Atha’illah al-Iskandari--

Maknanya, Allah memberi pahala langsung kepadamu dengan membimbingmu agar selalu melakukan ketaatan dan menakdirkanmu untuk itu. Jika tidak, sadarilah bahwa sifat-sifat aslimu adalah malas dan tidak peduli pada ketaatan. Jika Allah membimbingmu untuk melakukan ketaatan, berarti itulah pahala-Nya yang langsung untukmu di dunia karena hal itu bisa membuatmu dekat dengan-Nya. Lagi pula, kau hanyalah hamba yang lemah dan tak layak untuk memberikan pelayanan kepada sang Raja Diraja. Oleh sebab itu, saat kau dekat untuk melayani-Nya dan Dia meridhaimu sebagai ahli ketaatan, itulah nikmat terbesar untukmu dari-Nya.
Ibnu Atha’illah menyebutkan pahala langsung lainnya dengan ucapannya:


(Ulasan oleh Syekh Abdullah asy-Syarqawi al-Khalwati)

1 komentar:

  1. Bismillahirrohmaanirrohiim mohon share jzkk Moga diterima sebagai amal soleh In Syaa Allah Aamiin Allahumma Aamiin

    BalasHapus